Apa Itu Kata Kerja Aus?

6 04 2010

Badudu (2001: 109) mengemukakan bahwa kata kerja aus adalah sebuah istilah yang dikemukakan St. Muh. Zain. Kata kerja aus adalah kata kerja taktransitif yang berbentuk kata dasar, yaitu kata kerja yang tak biasa memakai awalan me- atau ber- seperti mandi, duduk, pergi, pulang, dapat, lalu dan tidur.

Ciri kata kerja aus adalah:

  1. sifatnya intransitif, dan
  2. bila diberi awalan me(N)- atau be(R)-, akan ada dua kemungkinan; (a) kedengarannya janggal (karena tidak lazim), atau (b) artinya berubah.

Contoh kata kerja aus dalam kalimat adalah sebagai berikut.

(1)   Aku ingin pulang saja.

(2)   Wah, Koko sudah pergi, baru lima menit yang lalu.

(3)   Sana, mandi dulu!

(4)   Setiap sore, ia datang sendiri ke taman ini lalu duduk di bangku itu sambil membaca.

(5)   Sial, aku belum dapat satu pun.

(6)   Jangan ribut, nenek sedang tidur!

Coba amati dan resapi tiap kalimat tersebut baik-baik. Tidak ada yang terasa janggal bukan. Sekarang, coba amati dan resapi kalimat-kalimat berikut ini satu per satu.

(1a) Aku ingin memulang saja.*

(1b) Aku ingin berpulang saja.*

(2a) Wah, Koko sudah memergi, baru lima menit yang melalu.*

(2b) Wah, Koko sudah berpergi, baru lima menit yang berlalu.*

(3a) Sana, memandi dulu.*

(3b) Sana, bermandi dulu.*

(4a) Setiap sore, ia datang sendiri ke taman ini lalu menduduk di bangku itu sambil membaca.*

(4b) Setiap sore, ia datang sendiri ke taman ini lalu berduduk di bangku itu sambil membaca. *

(5a) Sial, aku belum mendapat satu pun.*

(5b) Sial, aku belum berdapat satu pun.*

(6a) Jangan ribut, nenek sedang menidur.*

(6b) Jangan ribut, nenek sedang bertidur.*

Kalimat (1a) sampai (6b) adalah hasil pengubahan kata kerja aus pada kalimat (1) sampai (6). Kalimat yang berkode (a) adalah kalimat yang kata kerja ausnya diuji dengan penambahan me(N)- sedangkan yang berkode (b) adalah yang kata kerja ausnya diuji dengan penambahan be(R-. Adakah perbedaan antara kalimat contoh dengan kalimat hasil pengujian?

Anda akan menemukan bahwa semua kalimat contoh (1) sampai (6) berterima secara struktur dan makna. Akan tetapi, kalimat hasil pengujian (1a) sampai (6b) akan didengar dan dimaknai janggal ketika dibaca atau diucapkan.

Kalimat (1) memiliki kata kerja pulang yang pada kalimat (1a) diubah menjadi memulang. Kamus bahasa Indonesia apapun yang Anda buka (kecuali kamus bahasa Indonesia yang ngawur) tidak akan Anda temukan entri memulang. Memulangi dan memulangkan memang ada. Akan tetapi, ingat kembali, “kata kerja aus adalah kata kerja yang tidak biasa memakai awalan me(N)- ….” bukan me(N)-i atau me(N)-kan (karena keduanya adalah konfiks, bukan prefiks seperti me(N)-)

Pada kalimat (1b), pulang diuji dengan afiks ber(R)- menjadi berpulang. Dalam kamus, berpulang memang terdaftar dan memiliki makna. Akan tetapi, apakah berpulang dengan pulang maknanya sama? Tidak. Dalam KBBI, pulang dimaknai pergi ke rumah atau ke tempat asalnya; kembali (ke); balik (ke) sedangkan berpulang dimaknai meninggal dunia; tutup usia. Nah, apakah makna ‘meninggal dunia’ pada kalimat (1b) sama dengan makna ‘pergi ke rumah’ pada kalimat (1)?

Analisis yang serupa bisa Anda terapkan sendiri pada kalimat (2a) dan (2b) terhadap kalimat (2), (3a) dan (3b) untuk kalimat (3), dan seterusnya.

Referensi:

Badudu, J.S. 2001. Pelik-pelik Bahasa Indonesia. Bandung: CV. Nawaputra

About these ads

Aksi

Information

3 responses

19 01 2012
Dewox

hhhhmmmmm

20 07 2012
tata

owhhhhh gitu to

20 08 2013
Anonymous

makasih yah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: