Blog dan Mikroblog

23 03 2010

Melihat tanggal terakhir saya posting blog di sini … saya pikir lama juga saya tidak membuka dan mencorat-coreti blog ini. Maaf, belakangan ini sedang menjajal penyedia blog di situs tetangga yang tampilannya lebih simpel dari WordPress. Akan tetapi, dalam hal kelengkapan rupanya WordPress masih lebih lengkap daripada situs tersebut. Tetapi, memang tidak heran sih, soalnya situs tetangga itu bukan dikelaskan sebagai penyedia blog tetapi microblogging.

Nah, apa bedanya antara blog dan mikroblog (saya serap langsung dari microblogging)?

Wikipedia menyatakan bahwa mikroblog adalah salah satu bentuk blog. Perbedaan antara mikroblog dengan blog biasa bisa ditebak dari namanya; mikro berarti kecil, oleh sebab itu, perbedaan paling signifikan antara mikroblog dengan blog adalah “ukuran”. Ukuran di sini berarti ukuran halaman, ukuran teks yang ditampung, dan ukuran kalimat yang minimalis. Ya, konsep mikroblog memang mengusung tema minimalis.

Konsepnya yang minimalis dan tidak banyak repot membuat mikroblog bersifat lebih praktis dan mudah digunakan ketimbang blog tradisional. Akan tetapi, konsep minimalis ini sering mengakibatkan fitur-fitur dan kelengkapan mikroblog tidak selengkap blog tradisional. Ada beberapa fitur dan kelengkapan yang mesti dibuang agar mikroblog dapat mempertahankan kepraktisan dan minimalitasnya.

Dari penjelasan-penjelasan panjang di atas, akhirnya dapat ditarik simpulan bahwa mikroblog dapat didefinisikan sebagai model blog yang memiliki konsep minimalis dan mudah untuk digunakan.

Mikroblog belakangan ini sedang mulai popular karena minimalitas dan kemudahan penggunaannya. Mikroblog yang sedang popular misalnya Tumblr, Twitter, Jaiku, Plurk, dan Seesmic. Di antara mikroblog-mikroblog tersebut, Tumblr dan Jaiku adalah contoh mikroblog yang masih mirip dengan blog tradisional. Twitter, Seesmic, dan Plurk adalah contoh mikroblog yang sudah cukup minimalis dan sederhana. Selain contoh-contoh itu, ada satu lagi contoh konsep mikroblog yang sangat dekat dengan mayoritas kita, yaitu Facebook. Update status dan dinding-dindingan di Facebook sebenarnya merupakan salah satu konsep mikroblog. Selain update status, di dinding Facebook kita juga bisa posting tautan video, catatan, dan sebagainya.

Tertarik dengan microblogging? Ayo, saya sudah mencoba dan ternyata lumayan asyik. Asal jangan lupa urus juga blog yang asli. Jangan seperti saya yang melupakan blog asli gara-gara keasyikan microblogging, he he he.

Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Microblogging

http://en.wikipedia.org/wiki/Blog


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: