Apa Itu Tulisan Fonetis?

3 04 2010

Tulisan fonetis adalah tulisan yang digunakan untuk mencatat/mentranskripsi bunyi-bunyi bahasa secara detail dalam rangka penyelidikan bahasa terutama penyelidikan bunyi-bunyi baahasa (oleh fonetik dan fonemik). Apa perbedaan tulisan fonetis dengan tulisan biasa? Perhatikan contoh berikut.

(1)        Bukunya nggak ada, ‘ntar katanya sabtu baru dateng lagi. Kalo mau pesan sekarang boleh kok.

(2)        [##bukuɲa ŋ’ga daʔ##’tar#kataɲa saptu baru datəŋ lagi##kalo mo pəsən səkaraŋ boleh koʔ##]

Apa perbedaan antara tulisan kedua penulisan kalimat di atas? Bagi orang awam, kalimat (1) pasti bisa dibaca dengan mudah, tetapi kalimat (2) belum tentu bisa dibaca dengan benar. Secara teknik penulisan dan set huruf — oleh ahli bahasa dikenal sebagai grafem — atau karakter yang digunakan, antara tulisan fonetis dengan tulisan biasa tentu terlihat perbedaannya. Akan tetapi, jika kalimat yang ditranskripsi oleh kedua tulisan tersebut dibaca, bisa sama.

Selain tulisan fonetis, ada juga tulisan fonemis. Tulisan fonemis lebih longgar dalam ketelitian pencatatan bunyi-bunyi bahasa karena tulisan fonemis lebih mementingkan pencatatan fonem-fonem (baik yang segmental maupun suprasegmental) yang berpotensi membedakan makna sedangkan tulisan fonetis harus mencatat secara detail dan lengkap semua bunyi dan modifikasi bunyi yang terjadi pada tuturan yang diucapkan baik itu bunyi segmental, suprasegmental, membedakan arti, maupun tidak membedakan arti.

Set huruf/grafem yang khusus digunakan dalam tulisan fonetis umumnya menggunakan set IPA. Apa itu IPA? IPA adalah Singkatan dari International Phonetic Association. IPA adalah suatu asosiasi kesepakatan antara para fonetisi yang bertujuan untuk membuat suatu set penulisan fonetis yang standar, baku, dan dapat digunakan untuk pencatatan seluruh bahasa yang ada di dunia.


Aksi

Information

3 responses

24 06 2010
VIPI JULIANI

BERAPA LAMA BIASANYA SEORANG ANAK DAPAT BELAJAR MEMBACA DNG METODE FONETIS?

28 08 2010
metalingua

Secara alamiah, perkembangan kemampuan berbahasa manusia itu dimulai dari bicara, membaca, kemudian menulis. Sebelum membaca, seorang anak akan lebih dulu membunyi-bunyikan alat ucapnya dalam rangka berlatih untuk meniru kemampuan bicara orangtuanya (anak cenderung bersifat duplikatif terhadap perilaku orang tua). Membaca lebih dulu dari menulis karena untuk berlatih menulis, seorang anak harus memahami dan menghapal dulu bentuk huruf.
Metode fonetis sebenarnya lebih banyak berperan pada tahap perkembangan kemampuan bicara, bukan membaca. Kemampuan membaca lebih banyak dipengaruhi oleh faktor memori.
Demikian kira-kira …

6 12 2011
mbah jenny

apa yah beda fonetis dan fonetik???…
beda segmental dan suprasegmental??
beda fonemik dan fonetik??….
… aq bingung jadinya cari beda yang diatas… mohon bantuan yah….
makasih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: